Koleksi - Lain-lain

  • Konflik Bernuansa Agama; Peta Konflik Berbagai Daerah di Indonesia Sejak 1997-2005
    Di lihat970 Kali

    Konflik Bernuansa Agama; Peta Konflik Berbagai Daerah di Indonesia Sejak 1997-2005

      BY admin

    Pada akhir abad ke XXI muncul berbagai fenomena krisis social yang secara linear mengarah pada proses disintegrasi social di Indonesia. Fenomena tersebut kini banyak menggumpal menjadi berbagai bentuk konflik social yang tampak menonjol sejak 1997-an. Diawali dengan konflik antar ras, sepeti penjarahan dan pemerkosaan nonpribumi pada mei 1998 diJakarta, serta pembakaran mashid dan gereja, disusul dengan konflik antar auku berupa pembunuhan/perkelahian di Sambas Kalimantan Barat dan konflik social lainnya seperti konflik antar daerah dan pusat, hingga konflik antar partai.

    Fokus kajian dalam buku ini adalah ingin menggambarkan bagaimana potret kerukunan hidup umat beragama di Indonesia yang sesungguhnya. Secara rinci terdapat sepuluh fokus dalam kajian ini, yaitu 1) kondisi geografik dan pemerintahan masyarakat, 2) kondisi demografik masyarakat, 3) kondisi social ekonomi masyarakat, 4) kondisi social budaya masyarakat, 5) kondisi social politik masyarakat, 6) kondisi social-keagamaan masyarakat, 7) hubungan antar kelompok agama mayoritas dan minoritas, strategi pemeliharaan kerukunan, 9) kasus-kasus konflik yang terjadi, dan 10) persepsi dan aspirasi masyarakat tentang kerukunan didaerahnya.

    Dengan demikian, fokus kajian dalam buku ini bermaksud untuk mengumpulkan dan menghimpun berbagai informasi/data lapangan sehingga secara substantive mampu menggambarkan secara jelas dan utuh tentang realitas konflik dan integrasi social. Kaian ini dilakukan secara bertahap yang menggunakan waktu 1-2 tahun serta pada tahap ini hanya mengkaji 7 dari 33 provinsi di Indonesia. Sehingga hasi pene(NH)

    PegarangChairul Fuad Yusuf PenerbitPuslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan ISBN- Tahun2013 Download Untuk mendownload file, Anda harus login LOGIN

Mitra