Koleksi - Lain-lain

  • Majelis Taklim dan Pembinaan Umat
    Di lihat2649 Kali

    Majelis Taklim dan Pembinaan Umat

      BY admin

    Majelis Taklim dikenal sebagai lembaga dakwah di Indonesia yang berkembang pesat sejak tahun 70-an, dan pertumbuhannya masih berlangsung hingga saat ini. Sebagai institusi dakwah dan pembinan umat, Majelis Taklim berfungsi sebagai wadah untuk menyampaikan pesan keagamaan, tukar menukar pikiran dan berbagi pengalaman dalam masalah keagamaan; membangun keakraban sesame jamaah; dan sebagai wadah informasi dan kajian keagamaan serta kerjasama di kalangan umat. Lembaga ini dibangun oleh para kyai dan ustadz serta para tokoh masyarakat lainnya, baik di kampung-kampung maupun kota besar. Bahkan belakangan, majelis taklim juga berperan dalam pembinaan keluarga, pemberdayaan ekonomi umat, pengembangan lingkungan yang sehat dan bersih, penguatan keluarga sakinah, dan sebagainya.

    Mengingat pentingnya institusi ini bagi pemberdayaan umat dan pembinaan keagamaan, Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan melakukan serangkaian kegiatan penelitian di berbagai wilayah pada tahun 2002. Nah, buku ini merupakan kumpulan tulisan dari hasil penelitian itu. Di dalamnya dimuat 13 (tiga belas) tulisan tentang majelis taklim di yang berkembang berbagai kota, meliputi Majelis Taklim Ahlus Sunnah wal Jamaah di Palembang oleh H. Rosehan Anwar; Darut Tauhid, Bandung, oleh M. Hamdar Arraiyah; Hidayatullah, Cirebon, oleh Ibah Habibah; Majelis Taklim di Bandar Lampung, H.M. Yusrie Abady, APU; MT Gabungan Pengajian Ibu-Ibu, di Yogyakarta, oleh Thanthawi Djauhary, A.Ka; Majelis Taklim Pelaksana Tabligh Pengajian Khutbah, Surakarta, oleh H.M. Shohib Thahar; MT Masjid Agung “Jami” Malang, Jawa Timur, oleh H.M. Bunyamin Yusuf S.; Majelis Taklim At-Taqwa Cilamaya, Karawang, Jawa Barat, oleh Andi Bahruddin; Majelis Taklim Al-Abrar, Pancor, Lombok Timur, NTB, oleh H.M. Syatibi, A.H., MT Pengajian Wanita Surabaya, oleh H.M. Abdan Syukri; MT. An-Noor, Ngawi, Jawa Timur, oleh Enang SUdrajat; MT Pengajian “Langgar Winongan”, Kauman, Surakarta, oleh Munawiroh; dan Majelis Taklim Sabilal Muhtadin, Banjarmasin, oleh H. Hasan Basri, ST.

    Dengan cakupan wilayah yang cukup luas serta dengan tipologi daerah yang beragam, sekaligus lingkungan sosio-kultural dan keagamaan yang masing-masing memiliki keunikan, buku iniberhasil merekam dinamika perkembangan majelis taklim dari berbagai sisi, seperti pesan keagamaan yang disampaikan, sejarah kelembagaan, peran kyai, lingkungan sosial masyarakat pendukung, afiliasi kultural, inovasi bimbingan, karakteristik jamaah, kondisi sosial ekonomi umat, dan sebagainya.

    Alhasil, buku ini penting dibaca bagi siapapun yang berminat untuk melakukan kajian lebih lanjut, serta bagi para aktifis dakwah di Majelis Taklim. (hr)

    PegarangDrs. H. Rosehan Anwar, dkk. PenerbitPuslitbang Lektur Keagamaan ISBN- Tahun2002 Download Untuk mendownload file, Anda harus login LOGIN

Mitra