Koleksi - Seni-budaya-keagamaan

  • Damai dalam Budaya: Integrasi Tradisi Syi’ah dalam Komunitas Ahlusunah Waljama’ah di Indonesia
    Di lihat962 Kali

    Damai dalam Budaya: Integrasi Tradisi Syi’ah dalam Komunitas Ahlusunah Waljama’ah di Indonesia

      BY admin

    Buku ini semula merupakan disertasi yang dipertahankan di Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, yang berhasil dijaring dan diseleksi oleh tim penilai yang dibentuk Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan dalam program penerbitan disertasi dan karya ilmiah. Di tengah tinggi potensi konflik antar umat beragama dan intern umat seagama di Indonesia, buku ini memiliki relevansi yang tinggi dan penting dibaca. Buku ini mencoba mengingatkan kembali simpul-simpul integrasi keberagamaan yang belakangan ini cenderung dilupakan. Buku ini juga membuka cakrawala berpikir tentang betapa budaya Ilam harus dipahami dan diterima, serta mendorong kita dalam menjalankan kegiatan keagamaan di tengah realitas keberagaman pemahaman.

    Sejauh yang terpapar dalam buku ini, kajian ini berhasil mematahkan anggapan yang dianut oleh sebagian kalangan Sunni di Indonesia tentang adanya perbedaan paham dan budaya antara Syiah dan Sunni. Elemen-elemen Syi’ah dalam tradisi Ahlus Sunnah di Indonesia, baik dalam wujud ide maupun aktifitas ritual keagamaan sesungguhnya cukup banyak dan dapat dilihat dengan kasat mata. Agaknya, praktek tradisi syiah yang dilakukan kaum Sunni pada awalnya bukanlah sesuatu yang tidak disadari, melainkan indikasi inklusifitas umat Islam di Indonesia dalam menerima pluralitas pada saat itu. Menurut Kepala Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan dalam Pengantar buku ini, hal ini sekaligus menunjukkan keberhasilan para da’i dan tokoh penyiar Islam dalam menghadapkan pean-pesan agama dengan budaya lokal dan global yang masuk.

    Secara sistematis buku ini terbagi ke dalam 5 (lima) bab, meliputi pendahuluan, Ahlussunnah Waljama’ah dan Syi’ah dalam lintasan sejarah, tradisi Ahlus Sunnah Wal Jama’ah di Indonesia, jalan masuk tradisi Syi’ah, elemen-elemen Syi’ah dalam tradisi Ahlussunnah Waljama’ah di Indonesia, serta penutup. Dalam lima bab bahasannya, penulis secara integral mengupas masalah tradisi Islam, latar sosio-politik kelahiran Ahlussunnah Waljamaah dan Syi’ah, polemik yang berkembang antara kedua mazhab keagamaan ini, dan pendekatan di antara keduanya. Buku ini juga mengupas soal mata-rantai kesinambungan dalam tradisi Aswaja, pelembagaan dan fermentasi nilai, dan unsure-unsur utama pembentuk Ahlussunnah Waljama’ah.

    Sementara terkait dengan integrasi Syiah dan Ahlussunnah dalam tradisi keagamaan di Indonesia, penurut penulis, terjadi karena 4 (empat) faktor penting, yakni kesamaan kepentingan, wilayah seni dan budaya, tasawuf, dan cerita rakyat. Sedangkan elemen-elemen syiah dalam tradisi Ahlussunnah nampak dari berbagai ekspresinya, baik dalam wujud ide, aktivitas, maupun dalam wujud benda.

    Pendek kata, buku ini menarik untuk dikaji dan penting untuk dibaca.[]

    PegarangDr. Siti Maryam PenerbitPuslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan ISBN- Tahun2012 Download Untuk mendownload file, Anda harus login LOGIN

Mitra