Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan Kementerian Agama RI

Bulletin KHAZANAH Keagamaan Edisi III Tahun II, Desember 2010 Cetak E-mail

Bulletin edisi ini memberitakan kegiatan Puslektur bekerjasama dengan Pusdiklat Teknis Keagamaan terkait Diklat Penelitian Naskah sebagai Sumber Sejarah, selama 36 hari tanggal 4 Oktober s/d 8 November 2010. Kegiatan diklat ini bertujuan untuk menghasilkan SDM yang berkompeten dan memadai dalam penelitian sejarah. Hadir sebagai nara sumber diantaranya Prof DR H.M. Atho Mudzhar (Pasca UIN Sahid Jakarta), Prof.Dr. Titik Pudjiastuti, M.Hum (FIB UI), Prof. DR. Azyumardi Azra (UIN Jakarta), DR. Fuad Jabali (Pasca Sarjana UIN Jakarta) dan DR Muhamamd Iskandar (Jurusan Sejarah UI). Dalam Diklat ini, selain pemberian materi dan diskusi di kelas, juga ada orientasi dan praktek penelitian lapangan, dimana peserta diajak melakukan kunjungan ke Keraton Kasunanan Surakarta, Keratorn Mangkunegaran, Masjid Agung Pura Mangkunegaran, Perpustakaan Reksa Pustak, Masjid Agung Surakarta dan Makam Sunan Pandanaran di Bayat Klaten.

Kegiatan lain Puslektur terkait Pengembangan Wawasan SDM  adalah Workshop sehari Analisa dan Kajian Folklore, tanggal 10 Juli 2010, bertempat di Ruang Sidang Badan Litbang dan Dikalt Kementerian Agama RI. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peneliti dan pegawai Puslektur. Adapun tujuannya untuk meningkatkan kapasitas, ketrampilan dan wawasan peneliti di Puslektur dalam melakukan pengkajian dan analisis Folklor, khususnya genre riwayat hidup.  Adapun narasumber dalam kegaitan tersebut adalah Drs. H. Tariyanto, M.SI dengan materinya:” Metode Pengumpulan Data dan Analisa Folklor”.

Untuk kegiatan peneltian, untuk tahun 2010 ini Puslektur melakukan kegiatan penulisan Sejarah Kesultanan. Ada tiga kesultanan yang dipilih untuk ditulis yaitu kesultanan Deli, Jambi dan Sambas. Penelitian ini bekerjasama dengan IAIN Sumatera Utara, IAIN Jambi dan STAIN Pontianak. Hasil penelitian menjelaskan bahwa untuk kesultanan Jambi mulai terbentuk sekitar abad pertengahan 15, dengan bentuk dan struktur yang sederhana, dan baru berkembang mulai awal abad 17. Sedangkan kesultanan Deli mulai berdiri tahun 1669 oleh Tuangku Panglima Perunggit di wilayah tanah Deli, dan selama 1,5 Abad, kesultanan ini secara silih berganti dikuasai oleh Kesultanan Aceh. Adapun Kesultanan Sambas Pontianak, menjadi pusat pengembangan agama Islam selama kurang lebih 313 tahun dimulai pada masa Muhammad Tsafiuddin I (1631) hingga wafatnya Sultan Muhammad Mulia Ibrahim (1943).

Pada akhir tahun 2010, di Puslektur juga terjadi serah terima jabatan pimpinan dari Kepala Puslektur yang lama Prof. Dr. H. Maidir Harun digantikan oleh Dr. H.M. Hamdar Arraiyyah, M.Ag, yang sebelumya menjabat sebagai Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah. Serah terima ini berlangsung tanggal 16 September 2010 di Ruang Sidang Puslektur TMII. Dalam acara serah terima tersebut, Bapak Maidir Harun menceritakan awal masuk menjadi Kapuslektur, dimana pada saat itu anggaran Puslektur termasuk yang paling kecil dibandingkan anggaran pusat lainnya. Akan tetapi dalam dua tahun terakhir ini, anggaran puslektur mulai naik seiring meningkatnya volume kegiatan dan beban kerja yang semakin padat. 

Tahun 2010 ditutup dengan kegiatan Evaluasi Pelaksanaan Program Puslektur 2010 tanggal 10 Desember 2010 di Hotel Bumi Wiyata Depok. Acara ini diikuti oleh seluruh staf, pegawai dan peneliti Puslektur sebanyak 43 orang. Kegiatan evaluasi menghadirkan tiga nara sumber dari luar yaitu Prof DR. Andi Faisal Bakti (UIN Jakarta) untuk evaluasi program kegiatan Penerjemahan Karya Ulama,  DR Fuad Jabali (UIN Jakarta) untuk evaluasi kegiatan Penyusunan Thesaurus Manuskrip Islam Nusantara dan Prof (Riset) Rusdi Muchtar, MA (LIPI) untuk evaluasi kegiatan Penyusunan Sinopsis dan Review Buku Kontemporer Keagamaan. Diharapkan kegiatan evaluasi ini bisa meningkatkan kinerja kegiatan puslektur untuk tahun berikutnya.

 
< Sebelumnya
You are here  :Depan arrow Ringkasan arrow Ringkasan Buletin Khazanah arrow Bulletin KHAZANAH Keagamaan Edisi III Tahun II, Desember 2010