Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan Kementerian Agama RI

Penelitian Sejarah Kesultanan Sambas Kalimantan Barat Cetak E-mail

Kerajaan Sambas merupakan salah pusat pemerintahan tradisonal yang terletak di kawasan pantai utara Kalimantan Barat. Sambas sejak lama sudah terlibat dalam jaringan internasional. Beberapa kebudayaan pernah bertapak di kawasan itu dan memberikan warna tersendiri dalam sejarah. Di antara kebudayaan itu antara lain  Hindu-Buddha, kebudayaan China dan Islam di samping kebudayaan asli masyarakat setempat.

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan sejarah Kerajaan Sambas. Ernst Berheim menyebutkan bahwa, dalam penelitian sejarah menempuh langkah-langkah berikut, yaitu; heuristic (mencari dan menemukan sumber-sumber sejarah), Critic (menilai otentisitas dan kredibilitas suatu sumber sejarah), auffassung (sintesis fakta yang diperoleh melalui kritik sumber) dan darstellung (penyajian dalam bentuk tertulis). Dalam penelitian sejarah, sumber sejarah dapat dikategorikan ke dalam 2 (dua) kategori, yaitu; Pertama, sumber primer yaitu sumber yang terkait langsung dengan peristiwa sejarah.  Kedua, Sumber sekunder yaitu sumber yang terkait secara tidak lansung dengan peristiwa sejarah. Berdasarkan bahannya, sumber sejarah dapat dibagi dua yaitu sumber tertulis dan sumber tidak tertulis.  Sumber tertulis mencakup data verbal yang berbentuk tulisan atau dokumen (dokumen dalam artian luas mencakup monument, artefak, foto-foto dan lain sebagainya).  Sedangkan, sumber tak tertulis mencakup artifact (foto, bangunan dan alat-alat), sumber lisan (seperti recent events dan remote events/oral tradition). (Abdurrahman, 1999:31-38). Untuk keperluan itu maka pengumpulan datanya menggunakan dokumen. Adapun dokumen-dokumen yang akan dijadikan sebagai sumber data berupa manuskip-manuskrip mengenai kerajaan Sambas sebagai sumber primer.

Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa Sambas sejak lama terlibat dalam jaringan internasional, baik dalam hal perdagangan (ekonomi), sosial-politik maupun dalam masalah keagamaan. Namun, sampai sekarang belum ada penelitian dan tulisan yang mengungkapkan secara komprehensip bagaimana dinamika interaksi tersebut.  Hasil penelitian ini telah mengungkapkan sejarah kerajaan Sambas yang lebih komprehensip, yaitu meliputi sejarah awal mula kerajaan Sambas, masuknya Islam dan sejarah perkembangannya, corak keberagamaan masyarakat pada masa kerajaan Sambas dan perkembangan ekonomi dan dinamika sosial-politik pada masa kerajaan Sambas.

Hasil penelitian ini merekomendasikan agar dilakukan penelitian lanjutan untuk melihat runtutan hubungan antara kerajaan Sambas Lama menjadi Kerajaan Sambas yang ternyata memiliki hubungan dengan Kerajaan Islam Brunei, Kerajaan Islam Serawak, Kerajaan Islam Sukadana, dan lain sebagainya. Selain itu juga perlu dipublikasikan karya karya lain tentang sejarah Kerajaan Sambas Lama hingga menjadi Kerajaan Islam Sambas. Karena selama ini pendekatan yang digunakan lebih banyak bersifat istana sentris.

 
Berikutnya >
You are here  :Depan arrow Ringkasan arrow Ringkasan Penelitian arrow Penelitian Sejarah Kesultanan Sambas Kalimantan Barat