Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan Kementerian Agama RI

Riset Action Lektur Keagamaan Di Perpustakaan Masjid Tahun 2011 Cetak E-mail

Sesuai dengan amanat UU No. 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, pasal 22 (4) menyatakan bahwa masyarakat dapat menyelenggarakan perpustakaan umum untuk memfasilitasi terwujudnya pembelajaran masyarakat sepanjang hayat.  Selanjutnya pada pasal 48 (4) dijelaskan bahwa pembudayaan gemar membaca pada masyarakat dilakukan melalui penyediaan sarana perpustakaan di tempat-tempat umum yang mudah dijangkau termasuk juga di perpustakaan masjid tentunya. Oleh karenanya, peran dan fungsi perpustakaan masjid untuk meningkatkan kualitas kehidupan keagamaan masyarakat menduduki peran yang cukup penting. Karena di perpustakaan masjidlah seluruh umat muslim dapat berkumpul untuk memanfaatkan koleksi literatur keagamaan yang ada di dalamnya.

Mengingat pentingnya perpustakaan untuk meningkatkan kualitas kehidupan keagamaan masyarakat, maka penelitian sekaligus bentuk respon dari penelitian riset aksi lektur keagamaan di perpustakaan masjid ini menjadi penting untuk dilakukan. Kegiatan dalam bentuk riset aksi ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran umum tentang keberadaan dan perkembangan literatur Islam pada Perpustakaan Masjid, sekaligus berupaya menyediakan literatur Islam yang dibutuhkan oleh pembaca

Kegiatan ini dibatasi pada studi kebutuhan lektur keagamaan masyarakat dan renponnya yang dilakukan pada 10 perpustakaan masjid di (5) wilayah yaitu Palangkaraya, Jayapura, Bengkulu, Semarang, Manado. 

Salah satu hasil penelitian menyatakan bahwa perpustakaan masjid membutuhkan tambahan koleksi buku keagamaan, multimedia dan referensi yang up to date dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sebagai tindak lanjut dari studi kebutuhan itu, maka action yang dilakukan adalah memenuhi berbagai kebutuhan pengunjung perpustakaan masjid adalah dengan memberikan bantuan buku-buku keagamaan sejumlah 1.000 eksemplar pada 10 perpustakaan masjid yang tersebar di 5 wilayah penelitian.

Rekomendasi yang dihasilkan dari kegiatan ini menyatakan bahwa Kementerian Agama dan pihak terkait lainnya perlu memberikan bantuan koleksi buku untuk perpustakaan masjid baik berupa buku keagamaan, koleksi multimedia, ataupun buku-buku referensi pendukung lainnya. Dalam proses pemberian bantuan perlu mempertimbangkan kesesuaian dengan kebutuhan masyarakat pengguna.  Di samping itu, pengurus masjid perlu lebih memperhatikan pengelolaan perpustakaan masjid. Pengelolaan hendaknya dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku dalam pengelolaan perpustakaan yang profesional.

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
You are here  :Depan arrow Ringkasan arrow Ringkasan Penelitian arrow Riset Action Lektur Keagamaan Di Perpustakaan Masjid Tahun 2011