Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan Kementerian Agama RI

Peta Lektur Keagamaan Pada Balai Besar Rehabilitasi Vokasional Bina Daksa (BBRVBD) Cetak E-mail

 

Balai Besar Rehabilitasi Vokasional dirintis pendiriannya sejak tahun 1997, berdasarkan hasil kerjasama antara Pemerintah Indonesia dalam hal ini Departemen Sosial RI dan Pemerintah Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA). Misi didirikannya Balai Besar Rehabilitasi Vokasional Bina Daksa yang selanjutnya disebut BBRVBD ini adalah untuk mengembangkan dan meningkatkan sistem rehabilitasi vokasional di Indonesia yang akan mendorong para penyandang cacat agar dapat bermasyarakat dan dapat berdiri sendiri dengan cara memperoleh pekerjaan. BBRVBD juga berupaya melakukan pembinaan psikis/rohani terhadap kelayan berdasarkan azas pengayoman, persamaan perlakuan dan pelayanan, pendidikan, pembimbingan, serta penghormatan harkat dan martabat manusia. Upaya pembinaan keagamaan secara langsung dilakukan dalam bentuk ceramah, tausiyah, dan sejenisnya yang diberikan secara periodik. Adapun bentuk pembinaan keagamaan secara tidak langsung dilakukan melalui ketersediaan lektur keagamaan baik berupa buku dan produk multimedia (CD, VCV, kaset, dll) di perpustakaan.

 

Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah pertama, belum diketahuinya jumlah judul dan eksemplar serta  klasifikasi atau pembidangan buku–buku keagaman yang dimiliki perpustakaan BBRVBD; kedua, belum diketahuinya tanggapan kelayan terhadap koleksi buku keagamaan di perpustakaan BBRVBD;  ketiga, belum diketahuinya buku-buku keagamaan yang diminati oleh kelayan di BBRVBD, dan keempat, belum diketahuinya manajeman dan sistem pengelolaan koleksi buku keagamaan di perpustakaan BBRVBD.

 

Hasil penelitian ini menemukan beberapa hal menarik diantaranya; (i) Koleksi literatur di perpustakaan BBRVBD Cibinong sangat beragam dan tidak hanya literatur Islam, tapi juga literatur Kristen, Hindu dan Budha. (ii) Peta koleksi buku keagamaan di perpustakaan BBRVBD Cibinong terlihat cukup bervariasi, baik koleksi buku Islam, Kristen, Hindu dan Budha. Koleksi literatur keagamaan secara keseluruhan berjumlah 190 buah, terdiri dari koleksi Islam notasi 2 X  dan 297 masing-masing sebanyak 141 buah (74,21%), dan 3 buah (1,58%). Sisanya sebanyak 46 buah   (24,21 %) merupakan koleksi agama lainnya seperti Kristen, Hindu dan Budha.

 

Penelitilan ini merekomendasikan agar (i) Pemerintah dalam hal ini Kementerian Sosial ataupun lembaga yang menjadi mitra perlu lebih maksimal dalam mempromosikan kunjungan ke perpustakaan dalam upaya meningkatkan budaya baca-tulis, (ii) Perpustakaan perlu meningkatkan kualitas dan kuantitas SDM yang kreatif dan menguasai teknik-teknik pengelolaan perpustakaan dengan baik, bahkan disarankan tiap perpustakaan memiliki seorang pustakawan; (Iii) meningkatkan kegiatan-kegiatan pelatihan tenaga perpustakaan, (iv)  membangun kemitraan dengan lembaga-lembaga lain termasuk dengan Kementerian Agama terkait dengan peningkatan kualitas dan kuantitas koleksi bahan pustaka utamanya koleksi buku keagamaan.

 

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
You are here  :Depan arrow Ringkasan arrow Ringkasan Penelitian arrow Peta Lektur Keagamaan Pada Balai Besar Rehabilitasi Vokasional Bina Daksa (BBRVBD)