Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan Kementerian Agama RI

PENANDATANGANAN MoU BANTUAN BELAJAR S2 FILOLOGI ISLAM Cetak E-mail
Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, Puslitbang Lektur Keagamaan seyogianya memiliki ahli-ahli filologi atau filolog. Selanjutnya para filolog ini akan meneliti dan mengkaji  pernaskahan, khususnya naskah-naskah keagamaan Nusantara. Dengan pertimbangan itulah maka Puslitbang Lektur Keagamaan mengagendakan salah satu programnya di tahun 2009 untuk meningkatkan kualitas SDM nya melalui dana bantuan belajar untuk S2 Bidang Studi Filologi Islam, dalam rangka itulah maka pada hari Kamis tanggal 3 September 2009, bertempat di ruang sidang Balitbang dan Diklat lantai IV, gedung Bayt Al-Qur'an Taman Mini Indonesia Indah, telah dilakukan penandatangan kerjasama (MOU) penyelenggaraan Program Beasiswa Magister (S2) Filologi Islam, antara Puslitbang Lektur Keagamaan dengan Sekolah Pascasarjana Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.  

Hadir pada kesempatan tersebut antara lain ; Kepala Badan Litbang dan Diklat Prof. DR. HM. Atho Mudzhar,  Direktur SPS UIN Jakarta Prof. Dr. Azyumardi Azra, Pembantu Rektor I UIN Jakarta Dr. Jamhari Ma'ruf, mewakili Rektor UIN Jakarta, Kapuslitbang Lektur Keagamaan Prof. Dr. H. Maidir Harun, selain itu hadir juga para pejabat eselon II dan III dari lingkungan Balitbang dan Diklat Depag RI serta  pejabat dari SPS UIN Jakarta.

Dalam laporannya  Kapuslitbang Lektur Keagamaan menyampaikan bahwa peserta program berjumlah 12 orang yang berasal dari Balitbang Agama Jakarta, Semarang, Makasar, IAIN Banda Aceh, Padang, Palembang, UIN Bandung dan dari Puslitbang Lektur Keagamaan. Bantuan beasiswa yang akan diberikan meliputi SPP, dan Biaya hidup tiap bulan, bantuan beasiswa berasal dari DIPA Balitbang dan Diklat Departemen Agama RI.

Dalam sambutannya Prof. Dr. HM.Atho Mudzhar menyatakan bahwa program tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan tenaga peneliti  bidang filologi Islam yang tidak tersedia di “pasaran”, sedangkan dalam jangka pendek adalah untuk dapat melakukan penelitian di wilayah lektur klasik keagamaan yang belum tergarap, serta mendukung kebijakan pemerintah khususnya Departemen Agama dalam menjaga dan  memelihara naskah-naskah klasik keagamaan dari kerusakan dan kepunahan.

Sedangkan Prof. Dr. Azyumardi Azra dalam sambutannya menambahkan bahwa : “Disertasi dan tesis yang mengkaji pemikiran intelektual Islam klasik sangat kontributif, karenanya S2 dan S3 bidang filologi sangat penting dalam konteks tersebut, selain itu kajian filologi Islam di UIN ini diharapkan lebih dari sekedar filologi mazhab Leiden yang hanya menyunting teks, tapi teks dianalisis melalui sejarah sosial dan intelektual, karena naskah tidak muncul berdiri sendiri tetapi ada konteks yang menyertai kelahirannya” Dengan demikian diharapkan Balitbang dapat mengakuisisi kajian dan penelitian naskah klasik keagamaan, sehingga kepunahannya dapat dicegah sedini mungkin dan bangsa ini tidak akan kehilangan hasil pemikiran para ulama dahulu di dalam teks naskah-naskah tersebut.[ ]

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
You are here  :Depan arrow Artikel arrow PENANDATANGANAN MoU BANTUAN BELAJAR S2 FILOLOGI ISLAM