Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan Kementerian Agama RI

Kajian Buku

Be a Living Qur’an, Petunjuk Praktis Penerapan Ayat-ayat al-Qur’an dalam Kehidupan Sehari-hari; (Masyru’ al-Kha¡ ma‘a al-Qur’±n); Karya: Ibrahim Eldeeb

 

Identitas Buku

Judul Buku: Be a Living Qur’an, Petunjuk Praktis Penerapan Ayat-ayat al-Qur’an dalam Kehidupan Sehari-hari; Judul Asli: Masyru’ al-Kha¡ maa al-Qur’±n; Pengarang: Ibrahim Eldeeb; Penerjemah: Faruq Zaini; Editor: Salim; Penerbit: Lentera Hati, Jl. Kertamukti No. 63 Pisangan Ciputat Tangerang 15419; Cetakan: I, Maret 2009; Tebal: 446 hlm.; Ukuran: 15 x 23 cm.

Isi Buku

Hal yang menarik dalam buku ini pada Pendahuluan dijelaskan 6 tingkatan seseorang di hadapan Al-Qur’an yaitu; Pertama, membaca al-Qur’an tanpa memperhatikan kaidah-kaidah baca yang benar. Kedua, membaca al-Qur’an dengan baik sesuai dengan kaidah-kaidah bacaan. Ketiga, mengetahui dasar-dasar makna kosakata dan tafsir ayat-ayat al-Qur’an. Keempat, mengetahui ilmu penunjang proses mempelajari al-Qur’an. Kelima, mempelajari tafsir al-Qur’an, berusaha menghidupkan waktu malam dengan al-Qur’an. Berusaha sekuat tenaga mengamalkan al-Qur’an di siang hari. Keenam, berpegang teguh dengan al-Qur’an dalam segala aktivitas.  

Buku setebal 446 halaman ini memuat 6 Bab yang menuntun manusia mencapai derajat tertinggi dalam bergaul dengan al-Qur’an yaitu derajat berpegang teguh dengan al-Qur’an dalam segala aktivitas. Bab I mengulas pengenalan terhadap al-Qur’an dengan tema Bab, Kita dan Al-Qur’an (Kondisi Saat ini dan Kondisi Seharusnya). Dalam bab ini, penulis menanyakan sikap kita terhadap al-Qur’an, apakah sesuai dengan Q.S. F±thir [35]: 32, apakah termasuk yang menzalimi diri sendiri, pertengahan, atau yang bergegas dalam kebaikan (h. 12). Tidak lupa penulis mengungkapkan keutamaan memahami dan mempelajari al-Qur’an beserta bentuk-bentuk dan akibat kelalaian terhadap al-Qur’an. (h. 14-19)

Bab II penulis fokuskan pada Pengantar Ilmu Al-Qur’an. Pada bab ini penulis secara sistematis mengulas pengetahuan yang berkaitan dengan al-Qur’an; seperti wahyu, makkah dan madaniah, yang pertama dan yang terakhir diturunkan dari al-Qur’an, pemeliharaan dan pengumpulan al-Qur’an, tahap-tahap pengumpulan al-Qur’an dan Bagaimana al-Qur’an diturunkan (h. 23-40).  Setelah itu penulis melanjutkan dengan definisi al-Qur’an beserta nama dan sifatnya, urutan ayat dan surah, asbab nuzul dan pembagian surah-surah dalam al-Qur’an (h. 43-50). Secara detail penulis menjelaskan beberapa tema dalam ulum al-Qur’an seperti muhkam mutasyabih, sumpah dalam al-Qur’an, I’jaz (kemukjizatan) al-Qur’an, Nasikh mansukh dan tafsir (h. 50-84). Bab II ini penulis tutup dengan mengulas keutamaan surah dan ayat tertentu (h. 86-87).

Di dalam Bab III penulis menjelaskan ilmu baca al-Qur’an atau tajwid. Diawali dengan pendahuluan berupa adab dalam membaca al-Qur’an yang meliputi tartil, cara membaca al-Qur’an yang benar dan memulai bacaan dengan isti’adzah dan Basmalah (h. 91-92). Setelah itu penulis memasuki hukum bacaan seperti hukum Nun mati dan tanwin, hukum mim sukun, hukum mim dan nun bertasydidi, huruf lam pada lafal Jalalah, lam ta’rif, cara membaca huruf ra’, mad, waqaf dan ibtida’, idgam, saktah yang lima dan diakhiri dengan ulasan tujuh huruf alif yang mempunyai ketentuan khusus (h. 94-114).

Lebih lanjut tentang adab membaca al-Qur’an penulis menuliskannya pada Bab IV dengan tema besar Adab sopan santun terhadap al-Qur’an. Tema Adab sopan santun ini dipecah menjadi beberapa sub bagian seperti keutamaan membaca al-Qur’an, Adab seorang ahli al-Qur’an, adab membaca dan mendengarkan al-Qur’an, diam dan menyimak dengan baik, memperindah suara dalam membaca al-Qur’an, Memelihara al-Qur’an supaya tidak terlupakan, sebaiknya membaca al-Qur’an secara bersama, takbir, sujud tilawah dan tempatnya dalam al-Qur’an dan diakhiri dengan khataman beserta doa ma’tsur (h. 117-135).

Bab V dari buku ini mengulas Cara praktis berakhlak dengan akhlak al-Qur’an dan membina pribadi Qur’ani. Bab ini agaknya merupakan pendahuluan sebelun inti buku ini yang ada di bab VI. Pada bab ini penulis mengajak kita untuk menjadikan al-Qur’an sebagai pedoman hidup sehari-hari. Penulis menerangkan tujuan dan target pendidikan al-Qur’an, talaqqi untuk diamalkan, keutamaan membaca al-Qur’an, keutamaan menghayati dan memahami al-Qur’an dan berusaha mengamalkannya (h. 142-158). Yang menarik adalah penulis mengulas adab lahiriah dan batiniah dalam membaca al-Qur’an. Adab batiniah lebih ditekankan dalam membaca al-Qur’an, seperti membaca dengan memahami kebesaran dan keagungan Allah, memusatkan perhatian, menghayati, memahami, menghindari hal-hal yang dapat menghalangi pemahaman, merasakan pengaruh al-Qur’an dan seterusnya (h. 160-169).

Menjadi bagian terakhir dari buku ini adalah Catatan pendidikan al-Qur’an: Proyek khusus anda bersama al-Qur’an. Tema ini merupakan Bab VI dan penutup buku ini sekaligus inti dari seluruh pembahasan. Mempercayai kebenaran al-Qur’an adalah bagian dari keimanan setiap muslim, karenanya setiap Muslim diharapkan memiliki proyeknya sendiri bersama al-Qur’an agar sikap dan perilakunya sesuai dengan tuntunan al-Qur’an. Oleh karena itu, penulis mengulas beberapa hal, diantaranya bagaimana menggunakan buku catatan al-Qur’an. Seseorang dituntut untuk mengkondisikan diri untuk selalu membaca dan memhami al-Qur’an sesuai dengan kemampuannya (h. 175-176). Selain itu, kita diharapkan mengikuti contoh dan suri tauladan dari Rasulullah dan para sahabatnya dalam bergaul dengan al-Qur’an, disamping kita dituntut juga menjadi contoh seorang Muslim Qur’ani modern yang baik bagi orang lain (h. 177-178). Tidak lupa penulis memberikan tips-tips untuk menjadikan diri sebagai manusia yang Qur’ani (h. 179).  Di halaman selanjutnya, penulis melampirkan tabel-tabel berupa jadwal membaca dan memahami al-Qur’an sebagai panduan bagi muslim.

Secara umum buku ini memberikan petunjuk-petunjuk praktis yang bertujuan untuk membangun basis pengetahuan tentang al-Qur’an yang memungkinkan pembaca untuk berinteraksi, memahami, memanfaatkan, dan memaparkannya dengan baik kepada orang lain. Buku ini merupakan rujukan yang tepat, bukan saja bagi mereka yang membutuhkan cara-cara praktis dalam menerapkan nilai-nilai Qur’ani, tetapi juga bagi mereka ingin mengembangkan diri dan hidup bersama al-Qur’an. Selamat Membaca. [Arif Syibromalisi]       

 

Filter     Urutan     # Tampilan 
Judul Item Dilihat
MERETAS KEBUNTUAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM 3692
HITAM PUTIH FRON PEMBELA ISLAM (FPI) 6774
Keunggulan Dinar Emas dan Kelemahan Uang Kertas 10192
Problematika Pendidikan Keluarga dan Sekolah dalam Mencerdaskan Anak Didik 14307
Membaca Sejarah Banten dari Sumber Asing 4630
MENYOROTI PEMIKIRAN YANG BERKEMBANG DALAM KAJIAN AL-QUR’AN 3252
 
<< Awal < Sebelumnya 1 Berikutnya > Akhir >>
Hasil 1 - 6 dari 6
You are here  :Depan arrow Kajian Buku