Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan Kementerian Agama RI

Cetak E-mail

MENGELOLA LITERATUR DALAM MASJID
DENGAN MENELAAH FUNGSI MASJID DALAM LITERATUR 


“Ada masjid dalam literatur dan ada literatur dalam masjid”. Ucap Dirjen Bimas Islam, Nasaruddin Umar mengawali paparannya pada Workshop ”Peningkatan Kualitas Pengelola Literatur Masjid” di Yogyakarta, 21-24 Juli 2009. Dalam acara yang diselenggarakan oleh Puslitbang Lektur Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Departemen Agama ini, ia juga mengatakan ”dulu ada universitas di dalam masjid sekarang ada masjid di dalam universitas”. Dua analogi ini ia kemukakan di hadapan 70 pengelola perpustakaan dari seluruh Indonesia dan sekaligus mengajak peserta workshop untuk melakukan retropeksi dengan menelaah fungsi masjid dalam berbagai literatur.

Selengkapnya...
 
Cetak E-mail

PENGALAMAN MENGIKUTI KONFERENSI ASEASUK 2009
11 – 13 September 2009 di Swansea University
Oleh Fakhriati


Selama tiga hari konferensi ASEASUK di Swansea Univeristy, beberapa pengalaman dan pengetahuan berharga saya temukan. Pertama, dari panel discussion. Untuk Malay manuscripts panel, telah hadir diantaranya Prof. DR. Braginsky yang berbicara tentang Naskah Melayu terjemahan dari Bahasa Urdu, Prof DR. Russell Jones yang berbicara tentang moving forwards of watermark. Uli Kozok yang berbicara tentang Aksara Batak online, Annabel Teh Gallop yang berbicara tentang seal in Malay Manuscripts’ Papers, Mulaika Hijjas tentang naskah of Rabiah al-Adawiyah, dan saya (Fakhriati) tentang Acehnese Manuscripts collected in Private Hand. Dalam presentasi tentang Malay manuscripts terlihat sangat antusias para presenter dalam mempresentasikan paper mereka. Mereka yang notabenenya orang-orang luar dari Malay manuscripts khususnya orang Barat ternyata sangat menguasai bidangnya. 

Selengkapnya...
 
You are here  :Depan arrow Berita